Sekilas Info :
Minggu, 21 Jul 2024
  • Website Resmi Kepolisian Resor Tegal Kota

Sebagai Wujud Rasa Syukur, Nelayan di Kota Tegal Gelar Tradisi Sedekah Laut

Diterbitkan : - Kategori : Berita


Kota Tegal – Sebagai wujud rasa syukur atas hasil tangkapan ikan yang melimpah, ratusan nelayan di Kota Tegal, Jawa Tengah, menggelar tradisi sedekah laut. Yang menarik dari tradisi sedekah laut ini yaitu adanya larung sesaji ke lepas pantai di kawasan pantai utara Jawa dengan diiringi oleh ratusan perahu nelayan, Minggu (21/8/2022)
.
Tradisi sedekah laut dibuka langsung oleh Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono dan dihadiri oleh Kapolres Tegal Kota, Danlanal Tegal, jajaran Forkopimda Kota Tegal, para tamu undangan lainnya serta ratusan nelayan Kota Tegal.
.
Nelayan Kota Tegal berharap dengan dilaksanakannya sedekah laut maka para nelayan akan mendapat keberkahan.
.
“Kami berharap dengan sedekah laut dapat keberkahan bagi nelayan Kota Tegal,” ungkap Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, Eko Susanto saat sebelum dilaksanakannya pelarungan tujuh ancak berisi kepala kerbau ke tengah laut bertempat di halaman KUD Karya Mina Kota Tegal.
.
Tujuh ancak tersebut dilarung, sesaat setelah dilakukan do’a bersama. Jajaran Forkopimda juga turut mengikuti acara pelarungan menggunakan kapal Sea Rider, milik Angkatan Laut Tegal, sedangkan untuk tamu VIP, Angkatan Laut Tegal juga menurunkan Kapal Maribaya, termasuk Polres Tegal Kota menurunkan Kapal dari Kepolisian Air dan Udara (Polairud).

Eko Santoso juga menyampaikan Sedekah Laut Nelayan Kota Tegal merupakan momentum kebudayaan nelayan Kota Tegal.

“Semoga sedekah laut 2022 bisa berjalan lancar, dan kedepan juga bisa lebih meriah lagi, lebih mengena, santunan bisa lebih banyak lagi. Semoga nelayan Kota Tegal semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
.
Terkait dengan kejadian kebakaran kapal penangkap ikan di Pelabuhan Perikanan Kota Tegal, selaku Ketua DPC HNSI, Eko Susanto menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kota Tegal, agar menyediakan alat pemadam sebagai upaya antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga terus mensosialisasikan kepada pemilik kapal dan anak buah kapal (ABK) di lapangan, agar selalu berhati-hati sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya kebakaran.
.
Sementara itu Walikota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono dalam kesempatan yang sama menyampaikan, rencana kedepan Pemerintah Pusat akan melakukan revitalisasi Pelabuhan Perikanan Kota Tegal seluas 60 hektar, agar mampu menampung kapal-kapal ikan yang bersandar.
.
“Ini salah satu upaya untuk menanggulangi kejadian kebakaran kapal di Kota Tegal,” ungkap Walikota.

Selain itu, Walikota juga menghimbau kepada pemilik kapal dan anak buah kapal (ABK) agar bisa berkerja sama dalam menjaga kapal masing-masing selama bersandar dipelabuhan.
.
“Perlu kerjasama yang baik, pemilik kapal dengan awak kapal, terkait penataan parkir, pemilik kapal harus memberikan edukasi kepada ABK nya agar pada saat kapal bersandar harus ada yang bergiliran berjaga, aki dilepas, kompor juga dilepas, selain itu jika sedang menguras mengguanakan pompa agar tetap dijaga jangan sampai mesin terbakar,” pungkas Walikota.