Sekilas Info :
Minggu, 10 Mei 2026
  • Website Resmi Kepolisian Resor Tegal Kota

Ditbinmas Polda Jateng Tutup Diklat Satpam, 119 Lulusan Siap Terjun ke Lapangan

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Kota Tegal, Sebanyak 119 peserta Pendidikan dan Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Tingkat Polda Jateng resmi di nyatakan lulus dalam penutupan yang di gelar di Kampus SUPM Negeri Tegal, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini menandai berakhirnya pembinaan Satpam profesional dan berintegritas. Pendidikan dan Pelatihan yang di selenggarakan BUJP PT. Surya Artha Wiguna itu resmi di tutup Kasubdit Binkamsa Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Jawa Tengah, AKBP Metta Toliu.

Dalam sambutannya, AKBP Metta menegaskan bahwa peran Satpam tidak lagi sekadar penjaga. Melainkan bagian penting dari sistem keamanan nasional melalui pengamanan swakarsa.

“Satpam harus mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan rasa aman di lingkungan kerja dan masyarakat. Profesionalisme dan integritas adalah kunci utama,” tegasnya.

Selama mengikuti pelatihan, para peserta menempuh 140 jam pelajaran yang mencakup pengetahuan dasar pengamanan. Keterampilan teknis, hingga pembentukan karakter dan etika profesi.

Mereka di bekali kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Penanganan situasi darurat, pengaturan akses keluar masuk, hingga teknik dasar pengamanan fisik.

Tak hanya itu, aspek sikap dan perilaku juga menjadi perhatian utama, termasuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan komunikasi yang humanis,” tambahnya

Menurut Metta, bekal tersebut harus benar-benar di implementasikan dalam tugas sehari-hari, bukan sekadar menjadi pengetahuan selama pelatihan.

“Ilmu yang di peroleh tidak boleh berhenti di ruang kelas. Harus di terapkan di lapangan dengan penuh tanggung jawab dan tetap menjunjung tinggi kode etik profesi,” ujarnya.

Prosesi penutupan berlangsung khidmat dengan penyematan lencana dan atribut Satpam kepada para peserta sebagai simbol kelulusan dan penguatan identitas profesi.

Acara kemudian di tutup dengan peragaan keterampilan dari para peserta. Demonstrasi tersebut menampilkan serah terima penjagaan, 12 gerakan pengaturan lalu lintas, hingga aksi bela diri dan teknik membawa tahanan.

Penutupan Diklat ini di harapkan mampu melahirkan Satpam yang tidak hanya sigap dan terampil, tetapi juga adaptif serta mampu menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).