Sekilas Info :
Jumat, 19 Apr 2024
  • Website Resmi Kepolisian Resor Tegal Kota

Budayakan Membaca Bagi Anak-anak, Polres Tegal Kota Bagikan Buku ke Sejumlah Sekolah

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Kota Tegal – Mendukung program Polri Peduli Budaya Literasi, Polres Tegal Kota melaksanakan pendistribusian buku ke sejumlah TK, TPQ dan Sekolah Dasar yang ada di wilayah Kota Tegal, Kamis (7/9/2023).

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pendistribusian buku bacaan bagi anak-anak antara lain di TK Bhayangkari 25 Kota Tegal, TK Pertiwi, TPQ Nurun Nisa, TPQ Fatmal Qur’an, SD N Tegalsari 05, SD N Debong Tengah 01 dan SD N Kejambon 10, Kota Tegal.

Kapolres Tegal Kota melalui Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Kompol Pujiningsih, SH, MH, mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari program Polri Peduli Budaya Literasi dan Distribusi Buku Sampai Pelosok Nusantara. Program ini merupakan gagasan dari Kapolri dalam meningkatkan minat baca bagi anak-anak sejak usia dini.

“Program ini merupakan gagasan dari Pak Kapolri Jenderal Pol. Drs Listyo Sigit Prabowo, MSi, untuk meningkatkan minat membaca bagi anak-anak sejak usia dini. Sehingga dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang gemilang pada masa yang akan datang,” ungkap Kabag SDM

Kabag SDM menyampaikan, akan pentingnya membaca buku secara fisik sebagai sarana untuk menumbuhkan minat baca pada generasi muda.

Meskipun saat ini teknologi sudah memungkinkan akses berbagai informasi melalui gadget atau smartphone via internet. Namun membaca buku secara fisik atau langsung akan memiliki nilai tersendiri.

“Dengan membaca buku, anak-anak akan lebih fokus pada isi buku tersebut. Tanpa terganggu oleh hal-hal lain seperti yang terjadi saat menggunakan gadget atau smartphone,” tutur Kabag SDM.

Dengan Membaca Buku, Dapat Mencegah Pengaruh Buruk Akibat Pengunaan Gadget

Pada kesempatan yang sama, Kepala SD Negeri Tegalsari 05, Nur Hidayati, SPd, MPd, menyampaikan, pihaknya sangat mendukung inisiatif dari Polri dalam mendukung literasi. Dirinya memahami program literasi ini sejalan dengan upaya mereka untuk meningkatkan minat baca pada kalangan pelajar.

Selain itu, program ini juga bisa sebagai langkah pencegahan terhadap dampak negatif bagi anak-anak. Yaitu dampak yang mungkin timbul akibat penggunaan gadget atau smartphone.

“Kegiatan ini sangat sejalan dengan program kami. Untuk meningkatkan minat baca para pelajar dan juga dapat mencegah pengaruh buruk dari penggunaan gadget atau smartphone saat ini,” tuturnya.